Senin, 07 Juni 2010

Setaman Malam

Disaat kita hendak menanam sepohon harapan..
siram akarnya dengan air ketulusan..
Bila saja ia kelak berbuah pahit kekecewaan..
masih ada dahan yang menjaga pencapaian..

Walau hidup diterpa badai tantangan..
selalu ada celah untuk menemu terobosan.
Dikuak sibak, pastilah hanya dengan iman..
jiwa bersenandung riang sepanjang zaman..

Bila malam membelah istirahnya badan..
sejenak terbangun tuk syukuri semua kenikmatan..
Hidupkan malam dengan dzikir di kedalaman..
Indahnya rindua ada disetiap helai getaran..

Sejauh-jauh langkah kita berjalan..
tapak demi tapak dalam pengembaraan..
menyusur waktu pada surga sehalaman..
meniti kebenaran disetiap ayat al Qur'an..

Duhai sahabat, dan segenap handai taulan..
marilah ingat selalu pada cita-cita kesejatian..
bahagia jiwa dalam makrifat pengetahuan..
berharap ridho Illahi dan hakekat kemuliaan..

jakarta, juni 2010

Museum Pengetahuan Nusantara

Insya Allah, dalam waktu yang terlalu lama, akan didirikan Museum Pengetahuan Nusantara, yang akan menjadi pusat koleksi dari pengetahuan suku-suku se nusantara, termasuk didalamnya pengetahuan yang datang ke indonesia, dan dibuatkan versi dan variannya di indonesia. Museum ini, pada lauching pertamanya, akan memamerkan karya filsafat suku-suku se nusantara, ragam hias ( pada kayu, logam, kulit, tekstil maupun batu), tradisi- tradisi spirualitas, arsitektur permukiman, pengairan dan berbegai keilmuan yang lahir dan tumbuh di indonesia, seperti ilmu perbintangan, kejiwaan, ilmu berhitung dan sistem sosial, dan keilmuan-keilmuan yang asli indonesia, beserta beberapa serapan pengetahuan yang diajarkan dan hasil interaksi dengan berbagai bangsa yang datang di indonesia, maupun beberapa ilmu kebaharian yang merupakan hasil interaksi bersama bangsa lain yang didapatkan didaratan lain dan dibawa ke tanah indoensia.

Museum Pengetahuan Nusantara, akan didirikan di Jakarta, digagas dan dikumpulkan oleh Lalu Pharmaneagara, atau Shri Begawan Lalu Gde Pharmanegara Parman, dengan tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membuat hal yang sama di daerah maupun pada lembaga dan instansi yang merasa peduli dan concern pada semesta pengetahuan nusantara.

Senin, 03 Mei 2010

Rinduku padamu

Rinduku padamu adalah jendela pengharapan yg membentangkan sungai atau samudra bagi nuraniku…
Rinduku padamu adalah sebatang pohon hijau yg tumbuh di halaman mengingatkan betapa indahnya kebersahajaan pada jemari kata..
Rinduku padamu adalah segelas mata air di pegunungan kasih sayang di lembahlembah surgawi…
Rinduku padamu adalah kepak-kepak kupukupu yang selalu memberikan kenangan atas takdir yang menjadi cemeti atau belai angin yang mengabarkan sejuta pembelajaran..
Rinduku padamu..

Siapa yang waktu

Siapa yang telah tertipu oleh waktu, tanda ia telah berkawan dengannya..
Siapa yang telah terkhianati oleh waktu, tanda ia telah bersahabat dengannya..
Siapa yang telah tercuri oleh waktu, tanda ia telah jatuh cinta kepadanya..
Siapa yang telah hangus oleh waktu, tanda ia luruh didalamnya..
Siapa yang telah hancur oleh waktu, tanda ia nafas didalamnya..
Siapa yang telah terbodohi oleh waktu, tanda ia mengasihinya..
Siapa yang telah..

Gurindam bangka

Ketika kujejakkan kaki dibumi bangka
betapa indah bunga kamboja dan anggrek gajah..
Kulihat mentari senja yang tersenyum indah
karena hatinya tulus dan selalu ramah..

Bangkitlah PSM bangka belitung..
Kejayaan pasti tinggal kau hitung..
Jangan bimbang dan jangan bingung..
tulus jiwamu pastikan terjunjung..

Junjung kasih untukmu semua..
Dari kami PSM se nusantara..
Suatu hari pasti kita kan bersua..
Tidak dibumi, patilah disurga..

Gurindam kasih tentang lelaki

Wahai adik-adikku, yang abang sayangi..
bilakah saatnya dikau berkenan pada lelaki..
pilihlah diri yang pemurah dan baik budi..
yg daripada meminta. lebih banyak memberi..

Cobalah selidik dipagi hari..
adakah jemaah subuh tiada terlewati..
bila tanda iman tlah menjadi prasasti..
jaminan illahi sudahlah pasti..

untuk apalah dikau sibuk mencari..
bila asmara belum ranum dikedalaman disanubari..
tiada perlu dipaksa, padamu ia tuk mendekati..
bila kelaki pedampingmu, dekatlah ia nanti..

jangan lupa, berdaya doa setiap hari..
asah jiwamu agar selalu kan berseri..
sholat malam, qiyamul lail, janganlah tak sudi..
pahitnya mungkin setitik, namun manisnya sebumi..

tiliklah pula, apa kerjanya sehari-hari..
Adakah untuk umat, atau hanya diri sendiri..
sadarkan ia menjadi pemimpin didunia ini..
hakekat hidup, haruslah jelas dipahami..

ingatkah ia, pentingya dzikir kehadirat illahi Robbi
karena itu adalah ukuran hidup dan mati..
rezeki dan rahmat berhujanan tiada henti..
tersenyumlah, karena surga telah menanti..

jkt, maret 2010

Kupinang kau dengan Puisi

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena puisi adalah saripati getir penderitaan insani,
maka dengan lembut hati, kan kutuntun engkau menyusuri pematang berduri seraya melintasinya dengan riang gembira..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena puisi-lah yang dapat mengantarkan jiwa pada kerajaan tertinggi dipuncak2 kebeningan kalbu..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena puisi adalah peluh perjalanan panjang penuh catatan rindu-dendam,
yan kan persembahkan setiap tetes madunya, sebagai kristal-kristal dimahligai pelaminan kita..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena puisi adalah seni meramu dari semesta bahasa,
ia menjadi titian peradaban, dan juga tafsir terdalam dari keunikan zaman..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena puisi adalah khasanah kekayaan dewadewi dan para malaikat cinta, yang menuangkan menjadi kidung-kidung demi merayu seluruh alam agar menyerahkan dirinya untuk membuatmu tersenyum..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
lantas menggubahnya menjadi tembang atau senandung rindu yang tiada kan berakhir menembus batas ruang dan waktu..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena besutan cinta yang suci kepadamulah, maka seluruh inderaku menjadi begitu indah..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena daya-pikirku tak dapat lagi menjangkau betapa langit asmaraku kan menyentuh kemulian nan teragung, dilembah dan dan ngarai-ngarai getaran kasihmu..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
karena setiap syair adalah taman- taman dan puri-puri surgawai yang tercipta dimuka bumi, dan kini seolah terbentang bagai karpet merah menuju firdausNYA..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
Karena doa-doa termerdu dan sayap-sayap al-fatihahku, lahir dari mata-air kejernihan kata-kata, dan tumbuh dibawah pepohonan harapanku untukmu dalam keberserahdirian kepadaNYA..

Ingin kupinang kau dengan puisi,
Karena...

Jakarta, 9 maret 2010