Selasa, 04 Desember 2007

Silaturahmi Kerajaan dan Kraton Indonesia


Dihotel Sofyan cikini jakarta, 25 -26 november 2007 diselenggarakan suatu perhelatan langka, yakni silaturahmi kerajaan dan kraton indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dari keraton kesultanan Palembang Darussalam dan Forum Keraton Nusa Tenggara Barat ini dihadiri oleh para Raja dan Sultan seantero bumi pertiwi. Hadir di acara ini pula, sultan ternate, YM Mudafarsyah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara atau sebiasanya disingkat FKIKN.
Upaya untuk mempersatukan mahligai mutu manikam kerajaan, kesultananan, kedatuan se indonesia merupakan langkah yang tepat dan berani dalam menjawab keterpurukan bangsa indonesia sebagai bangsa yang pernah Jaya di asia timur raya.
Pewaris kerajaan - kerajaan besar seperti GOWA dari makassar memberikan pengayaan yang luar biasa. Seperti kita ketahui, armada Gowa merupakan armada terbesar di asia tenggara dimasa jayanya. Bahkan mata uang kerajaan gowa menjadi alat tukar bagi perdagangan dunia. YM Andi Komala Idjo, Pati Mataranna Karaeng Lembangparang merupakan pemimpin yang penuh cahaya yang diharapkan dapat memberikan pencerahan dan alamat kemuliaan baru di Indonesia. Gelar yang disandangnya dipersamakan dengan buyutnya, Sultan Hasanuddin, Sang Ayam Jantan dari Timur.
Sebagaimana kegiatan pertemuan antar raja yang merupakan Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT), maka setiap pimpinan delegasi didaulat untuk menyampaikan orasi dan atau pidato kepala negara, searah dengan tema silaturahmi ini, yakni " menapak jejak sejarah keluhuran budi dan martabat bangsa".
Untuk menguatkan kandungan - kandungan dan muatan dari pidato para Sultan dan RAja, dibentuklah tim perumus yang terdiri dari para Sultan dan Raja yang merepsentasi wilayah masing - masing. Dari Sumatera diwakili oleh Sultan Tapanuli Selatan dan YM Sultan Iskandar Mahmud Badarudin dari Kesultanan Palembang Darussalam. Dari Tanah Jawa diwakili oleh Ratu Okki Surjadi Jusuf dari Kerajaan Tarumanegara dan Sultan Banten ke 12, YM Ismetullah Al Abbas Al Wase. Dari Nusa Tenggara, direpresentasikan oleh Anak Agung Ngurah Brawida dari Puri Buleleng Kerajaan Singaraja dan Shri Begawan dari Forum Keraton NTB atau Kedatuan Siledendeng. Dari Bumi celebes, dengan representasi tunggal oleh Raja Muda Gowa, YM Andi Komala Idjo mewakili seluruh kerajaan- kerajaan di bumi sulawesi. DAri Borneo, diwakili oleh YM Pangeran RAtu Mardan Adiwijaya dari Kesultanan Mempawah, YM Uti Iwan Kusnadi dari Kerajaan Matan Tanjungpura dan Datu Dissan Maulana dari Kedatuan Bulungan Kalimantan Timur. Dari tanah papua diwakili oleh putri mahkota kerajaan komisi kaimana, Putri Heidy Diana Aituarauw, sekaligus mewakili 7 raja - raja papua lainnya. Dari Bumi Raja - Raja, Maluku al mulk, diwakili oleh YM Fahri Sangaji dari Kerajaan Rohomoni Maluku, dan YM Mudafarsyah dari kesultananan ternate, sekaligus mewakili FKIKN

Senin, 08 Oktober 2007

Sulawesi Selatan Heritage

Untuk menguatkan kemaknaan terhadap warisan budaya, cagar budaya di sulawesi selatan diperlukan suatu upaya yang lebih serius; melembaga, sistematik dan komprehensif. Sinaran kekuatan leluhur dalam bentuk pembelajaran ( lesson learns, al hikmah) dan kearifan tradisional (indegenous wisdom) merupakan suatu kekayaan yang tiada ternilai harganya. Karena sinaran itulah, kita berani berdiri tegak dihadapan bangsa - bangsa se dunia. Masyarakat sulawesi selatan yang dimotori oleh para raja, karaeng, bangsawan dan pemuka adat mendirikan sebuah lembaga pewarisan yang dinamakan Lembaga Pewarisan Sulawesi Selatan atau Sulawesi Selatan Heritage.
Lembaga ini dipimpin langsung oleh Karaeng Gajang yang merupakan tokoh yang sudah lama bergerak di pemeliharaan dan perlindungan situs di negeri celebes.
Sebagai keterpanggilan pertama, Sulsel heritage akan langsung melakukan advokasi terhadap alih fungsi lapangan Karebosi. Lapangan yang sangat bersejarah itu akan dijadikan sebagai mall oleh penguasa saat ini.
SULSEL heritage sangat keberatan dengan kebijakan yang sangat anti sejarah itu..
Dan untuk mengisi jiwa-jiwa generasi muda dengan spirit perjuangan, akan diselenggarakan program ZIARAH BENTENG. Suatu program wisata budaya yang akan mengunjungi 13 benteng se sulawesi selatan.

Rabu, 03 Oktober 2007

Tips Program

Kata seorang kawan, jika kita punya dan memimpin suatu lembaga atau organisasi dan pingin sukses, cobalah buat 1000 PROGRAM cerdas ( masing - masing berisi kegiatan yang sifatnya komprehensif dan sinergis). Cocokan hasrat kita dengan program atau renstra ( rencana strategis), arah kebijakan, dan dokumen perencanaan dari mitra - mitra yang kita harapkan. Kirimlah keseluruh jaringan mitra yang jelas - jelas kredibilitasnya, maka insya allah 500 PUCUK surat akan kita terima. Tentu diantaranya bayak yang menolak dengan alasan macam - macam; yang sedang tidak ada dana-lah, yang belum diprogramkan, yang bukan wilayah kerja dlsb. Namun dengan begitu, paling tidak banyak lembaga yang mencatat nama lembaga atau organisasi kita dibuku agendanya. Nanti disaat tertentu, dia punya kegiatan, siapa tahu kita yang dihubungi, paling tidak kita terima bulletinnya, kartu ucapan lebaran atau tahun baruan. Dan yakin saja, kita bakal dapat 200 POSITIF tanggapannya, akan ternyatakankan bahwa kegiatan itu perlu didukung, perlu dibantu dlsb. Atau ada yang menyalurkan ke lembaga lain, dan atau ada yang bilang akan diprogramkan tahun depan dlsb. Dan ada juga yang minta perbaikan, up date data, pertanyaan- pertanyaan khusus atau memasukkan tambahan muatan. Tapi sekali lagi, yakinlah 100 KETEMUAN akan terjadi buat kita ngomong -ngomong, diskusi atau sekedar mohon penjelasan tentang program usulan kita itu. Itung - itung minum kopi gratisasn sambil nambah wawasan.. Nah sekarang, kita sudah udah punya kawan baru, buat cerita - cerita atau nambah pustaka persahabatan. Jika bicara dengan narasi, deskripsi, retorika dan argumentasinya mantap dan gagasanya briliant ( sambil belajar sifat, karakter, sejarah dan psikologi mitra), ditargetkan 50 LOBI masuk dan kita dijaka untuk presentasi dikantornya atau lembaga yang direkomendasikannya. Jika kita serius mempersiapkan presentasi, pakai powerpoint, film, animasi, makalah yang cantik dan dokumen relevant yang lengkap, data akurang dan penampilan yang lumayan, atas ijin Allah dipastikan 25 KONTRAK akan bisa langsung diteken atau dijadwalkan. Diperkirakan dalam tempo tidak lebih dari 1 bulan, insya Allah 10 DP akan cair. Tapi eit, jangan lupa laporan, rekaman proses, janji - janji, sopan santun, dan memahami makna budi..
Insya Allah kita menjadi manager program yang handal
Amien.

Minggu, 30 September 2007

Kongres Bangsa Sasak

draft tentatif KONGRES BANGSA SASAK

keynote speakers:

makarim wibsisono**)
sasak ditengah percaturan budaya bangsa - bangsa

HARI PERTAMA; Gerakan Sosial, Ekonomi, Politik

Subtema 1. Karakter Kekuasaan Bangsa Sasak
pemandu / fasilitator : Kamardi**) ( dir partisipasi politik PB AMAN)

Pemanding :
1. Himpunan masyarakat Lombok sejabodetabek ( HIMALO)
2. Keluarga sasak Kalimantan Selatan

Topik - topik:
1. Apa adap dibalik berkuasanya orang- orang sasak; refleksi kritis
Lalu Cuk Sudarmadi **), Rukun Keluarga Masyarakat NTB

2. sejarah karakter kuasa para raja - raja Sasak
Lalu Alimudin **), kerajaan selaparang

3.Proses berpilih orang sasak; ideologi dan mind games yang menyertainya
Zaenul Aidi **), komunitas bening / KPU NTB

4. Rekayasa sosial untuk sasak memilih sasak
Lalu Martawang **), KNPI NTB

Subtema 2; Penumbuhan kesejahteraan bagi Komunitas Sasak
Pemandu / Fasilitator : Burhanuddin **), PSP NTB

Pembicara :
1. Lalu Mudjitahid **), Dekopin NTB
2. Irwan Prasetya **), APKLI NTB
3. Junaedi Najamudin **), Disos PP NTB
4. DR. Agusdin **), FE Unram

Pembanding
1. Keluarga sasak Malang
2. Keluarga sasak Padang

Subtema 3: Kelola Sengketa
Pemandu / FAsilitator : Lalu Prima Wiraputra **), Taman Budaya Sasak

Pembicara:
1. Lalu Putria**), Kedatuan Siladendeng
2. Raden Agus Hadianto **), YLKMP / Perekat Ombara
3. Lalu Suprapta **), Wakapolda NTB

Pembanding
1. Keluarga sasak Palu sulteng
2. Kelurga sasak samarinda

subtema 4. Pendidikan Masyarakat Sasak
Pemandu / fasilitator : Lalu Agus Sarjana**), LIKAD

Pembanding :
1. keluarga sasak sulawesi tenggara
2. keluarga sasak yogyakarta

topik - topik
1. Isu HDI dan realitas pembelajaran orang sasak
DR Zainy Arony **), ditjen PLS Depdiknas

2. Upaya pencerdasan sasak; upaya kringat pembelajaran membangun negeri Lombok Darussalam
DR. Rosyiadi Sayuti **), the rinjani centre

3. Pesantren Sasak; meretas jalan kecerahan dari besok pagi hingga kamar-kamar akhirat
TGKH Shafwan Hakim**), pesantren nurul hakim

4. Sekolah Rohani atawa Rohani Sekolah; identitas dan infiltrasi maksud kebangsaan indonesia
Fathony Nurkholis, SE **), Naqsabandiyah NTB

HARI KEDUA ; DIALOG SASAK DENGAN ILMU - ILMU

Subtema 1. Kepustakaan Sasak Bicara Apa?
Pemandu / Fasilitator : syaiful ahkam**), Universitas Tuan Guru Abdul Karim Kediri

Pembicara :
1. Djalaludin Arzaki **), Pusat Dokumentasi Sasak (PDS) H Djalaludin Arzaki
2. Lalu Sanusi **), Badan Arsip DAerah NTB
3. Fathurrahman Zakaria **), Sumurmas
4. Wirahman **), universitas lombok

Pembanding
1. Keluarga sasak surakarta
2. keluarga sasak sulawesi barat

subtema 2. Etnophilosophy
Pemandu / Fasilitator: Bayuwindya **), sketsa / bapppeda ntb

pembicara
1. DR. Husni Muadz **), pusat penelitian bahasa dan kebudayaan (P2BK) Unram
2. Agus Fathurrahman **), Kepala Taman Budaya Mataram
3. DR. Rasmianto **), budayawan muda

pembanding
Keluarga sasak pontianak
Keluarga sasak sulawesi utara

subtema 3. Pengetahuan Sasak

1. Ahmad JD **) Voice of america
2. DR. Asnawi **) rektor iain mataram
3. Abdurrahim **) institut pengetahuan sasak

Pembanding
keluarga sasak bogor
keluarga sasak bengkulu

subtema 4. Bahasa Sasak

1. DR Mahsun **), Pusat Bahasa NTB
2. Lalu Maskur **), Majelis Adat Sasak
3. Sadarudin **), Lembaga Gawe Adat Sasak

Pembanding
keluarga sasak sumbawa
keluarga sasak bali

subtema 5. Sasak dan Lingkungan

1. Ahmad Junaedi **), walhi ntb
2. Satriawan Sahak **) fakultas hukum unram
3. Ahmad Saofi **) bppt / ristek
4. Lalu Mahdarain **) majelis krama adat sasak / mkas
5. muayat AM **) forum hutan kemasyarakatan

Pembanding
keluarga sasak lampung
keluarga sasak riau

HARI KETIGA; SASAK DAN KESENIAN

Subtema 1. Menumbuhkan pusat - pusat kesenian dikomunitas sasak
Pemandu / fasilitator : Lalu Martadinata**) seniman

pembicara
1. HL Emi Suhaemi **), Pusat Latiha Kesenian (PLK)
2. Lalu Hardiwijaya **), Dewan Kesenian Jelantik (DKJ)
3. RAden Rais Mambalan **), Puri Tradisi
4. Tahir Royaldi **), sabuk belo
5. Harpan Saputra **), Rudat Peser Punia

pembanding
1. keluarga sasak banten
2. keluarga sasak atjech

subtema 2. Kecirian seni kesasakan
Pemandu / Fasilitator : Nurhasanah **) Badan Koordinasi Masyarakat Kesenian NTB

pembicara :
1. Lalu Suryadi Mulawarman **) sak sak production
2. Ramiun **) Purnama ria / asosiasi untuk kesenian islam indonesia (asikin)
3. Hamid Hamzah **), Padepokan Gending Lombok
4. Agus Rinaldi **) dewan kesenian sasak

Pembanding
1. Sanggar bumi gora taman mini
2. keluarga sasak batam

dilanjutkan dengan workshop kesenian sasak


HARI KEEMPAT, SIDANG ADAT

Pemandu / FAsilitator : sudiarto **) fakultas hukum unram


Subtema 1: Keberadaan Mahkamah Adat
1. HL Azhar **) Majelis Adat Sasak
2. Syafrudin MSI **) Sasana Budaya
3. Sultan Muda Sasak, Datu Brenge **), Kesultanan SAsak Lombok
4. DR. Abdurrahman Sembahulun **) Kades Sembalun Lombok Timur

pembanding
1. ikatan keluarga lombok (IKL) Jakarta
2. Keluarga sasak tarakan kaltim

subtema 2. Gawe Adat
pemandu / FAsilitator : lalu aksar ansori **) pembasak ntb

Pembicara
1. Wasaidarto Taufiq **) budayawan
2. Abdul Latif Nadjib **) Pepasak
3. Lalu Muhlisin Wijaya **), sekber oksal NTB

Pembanding
Keluarga sasak Palembang
Keluarga sasak palangkaraya


Palu, 31 desember 2006
KONGRES BANGSA SASAK


Lalu Pharmanegara
President of Executive comitte


*) dalam konfirmasi
**) belum dikonfirmasi

Kongres Bangsa Sasak

draft tentatif KONGRES BANGSA SASAK

keynote speakers:

makarim wibsisono
sasak ditengah percaturan budaya bangsa - bangsa

HARI PERTAMA; Gerakan Sosial, Ekonomi, Politik

Subtema 1. Karakter Kekuasaan Bangsa Sasak
pemandu / fasilitator : Kamardi ( dir partisipasi politik PB AMAN)

Pemanding :
1. Himpunan masyarakat Lombok sejabodetabek ( HIMALO)
2. Keluarga sasak Kalimantan Selatan

Topik - topik:
1. Apa adap dibalik berkuasanya orang- orang sasak; refleksi kritis
Lalu Cuk Sudarmadi **), Rukun Keluarga Masyarakat NTB

2. sejarah karakter kuasa para raja - raja Sasak
Lalu Alimudin **), kerajaan selaparang

3.Proses berpilih orang sasak; ideologi dan mind games yang menyertainya
Zaenul Aidi **), komunitas bening / KPU NTB

4. Rekayasa sosial untuk sasak memilih sasak
Lalu Martawang **), KNPI NTB

Subtema 2; Penumbuhan kesejahteraan bagi Komunitas Sasak
Pemandu / Fasilitator : Burhanuddin **), PSP NTB

Pembicara :
1. Lalu Mudjitahid **), Dekopin NTB
2. Irwan Prasetya **), APKLI NTB
3. Junaedi Najamudin **), Disos PP NTB
4. DR. Agusdin **), FE Unram

Pembanding
1. Keluarga sasak Malang
2. Keluarga sasak Padang

Subtema 3: Kelola Sengketa
Pemandu / FAsilitator : Lalu Prima Wiraputra **), Taman Budaya Sasak

Pembicara:
1. Lalu Putria**), Kedatuan Siladendeng
2. Raden Agus Hadianto **), YLKMP / Perekat Ombara
3. Lalu Suprapta **), Wakapolda NTB

Pembanding
1. Keluarga sasak Palu sulteng
2. Kelurga sasak samarinda

subtema 4. Pendidikan Masyarakat Sasak
Pemandu / fasilitator : Lalu Agus Sarjana**), LIKAD

Pembanding :
1. keluarga sasak sulawesi tenggara
2. keluarga sasak yogyakarta

topik - topik
1. Isu HDI dan realitas pembelajaran orang sasak
DR Zainy Arony **), ditjen PLS Depdiknas

2. Upaya pencerdasan sasak; upaya kringat pembelajaran membangun negeri Lombok Darussalam
DR. Rosyiadi Sayuti **), the rinjani centre

3. Pesantren Sasak; meretas jalan kecerahan dari besok pagi hingga kamar-kamar akhirat
TGKH Shafwan Hakim**), pesantren nurul hakim

4. Sekolah Rohani atawa Rohani Sekolah; identitas dan infiltrasi maksud kebangsaan indonesia
Fathony Nurkholis, SE **), Naqsabandiyah NTB

HARI KEDUA ; DIALOG SASAK DENGAN ILMU - ILMU

Subtema 1. Kepustakaan Sasak Bicara Apa?
Pemandu / Fasilitator : syaiful ahkam**), Universitas Tuan Guru Abdul Karim Kediri

Pembicara :
1. Djalaludin Arzaki **), Pusat Dokumentasi Sasak (PDS) H Djalaludin Arzaki
2. Lalu Sanusi **), Badan Arsip DAerah NTB
3. Fathurrahman Zakaria **), Sumurmas
4. Wirahman **), universitas lombok

Pembanding
1. Keluarga sasak surakarta
2. keluarga sasak sulawesi barat

subtema 2. Etnophilosophy
Pemandu / Fasilitator: Bayuwindya **), sketsa / bapppeda ntb

pembicara
1. DR. Husni Muadz **), pusat penelitian bahasa dan kebudayaan (P2BK) Unram
2. Agus Fathurrahman **), Kepala Taman Budaya Mataram
3. DR. Rasmianto **), budayawan muda

pembanding
Keluarga sasak pontianak
Keluarga sasak sulawesi utara

subtema 3. Pengetahuan Sasak

1. Ahmad JD **) Voice of america
2. DR. Asnawi **) rektor iain mataram
3. Abdurrahim **) institut pengetahuan sasak

Pembanding
keluarga sasak bogor
keluarga sasak bengkulu

subtema 4. Bahasa Sasak

1. DR Mahsun **), Pusat Bahasa NTB
2. Lalu Maskur **), Majelis Adat Sasak
3. Sadarudin **), Lembaga Gawe Adat Sasak

Pembanding
keluarga sasak sumbawa
keluarga sasak bali

subtema 5. Sasak dan Lingkungan

1. Ahmad Junaedi **), walhi ntb
2. Satriawan Sahak **) fakultas hukum unram
3. Ahmad Saofi **) bppt / ristek
4. Lalu Mahdarain **) majelis krama adat sasak / mkas
5. muayat AM **) forum hutan kemasyarakatan

Pembanding
keluarga sasak lampung
keluarga sasak riau

HARI KETIGA; SASAK DAN KESENIAN

Subtema 1. Menumbuhkan pusat - pusat kesenian dikomunitas sasak
Pemandu / fasilitator : Lalu Martadinata**) seniman

pembicara
1. HL Emi Suhaemi **), Pusat Latiha Kesenian (PLK)
2. Lalu Hardiwijaya **), Dewan Kesenian Jelantik (DKJ)
3. RAden Rais Mambalan **), Puri Tradisi
4. Tahir Royaldi **), sabuk belo
5. Harpan Saputra **), Rudat Peser Punia

pembanding
1. keluarga sasak banten
2. keluarga sasak atjech

subtema 2. Kecirian seni kesasakan
Pemandu / Fasilitator : Nurhasanah **) Badan Koordinasi Masyarakat Kesenian NTB

pembicara :
1. Lalu Suryadi Mulawarman **) sak sak production
2. Ramiun **) Purnama ria / asosiasi untuk kesenian islam indonesia (asikin)
3. Hamid Hamzah **), Padepokan Gending Lombok
4. Agus Rinaldi **) dewan kesenian sasak

Pembanding
1. Sanggar bumi gora taman mini
2. keluarga sasak batam

dilanjutkan dengan workshop kesenian sasak


HARI KEEMPAT, SIDANG ADAT

Pemandu / FAsilitator : sudiarto **) fakultas hukum unram


Subtema 1: Keberadaan Mahkamah Adat
1. HL Azhar **) Majelis Adat Sasak
2. Syafrudin MSI **) Sasana Budaya
3. Sultan Muda Sasak, Datu Brenge **), Kesultanan SAsak Lombok
4. DR. Abdurrahman Sembahulun **) Kades Sembalun Lombok Timur

pembanding
1. ikatan keluarga lombok (IKL) Jakarta
2. Keluarga sasak tarakan kaltim

subtema 2. Gawe Adat
pemandu / FAsilitator : lalu aksar ansori **) pembasak ntb

Pembicara
1. Wasaidarto Taufiq **) budayawan
2. Abdul Latif Nadjib **) Pepasak
3. Lalu Muhlisin Wijaya **), sekber oksal NTB

Pembanding
Keluarga sasak Palembang
Keluarga sasak palangkaraya


Palu, 31 desember 2006
KONGRES BANGSA SASAK


Lalu Pharmanegara
President of Executive comitte


*) dalam konfirmasi
**) belum dikonfirmasi

Masyarakat Kesenian Nusantara

masyarakat kesenian nusantara adalah wahana bagi masyarakat pelestari, penikmat dan penjaga nilai - nilai kesenian di nusantara. Model dialog yang lebih akrab antar kesenian dengan problematika kemasyarakatannya. Masyarakat Kesenian atau art soceity haruslah menjadikan dirinya sebagai bagian yang utuh dari proses transformasi negara yang penuh nilai estetika dan berakar pada budaya bangsanya. Masyarakat kesenian nusantara adalah garda depan bagi seni dialogis transformatif dan proses pensejahteraan bagi kaum seniman, dimananpun ia berada

Masyarakat kesenian digagas oleh Herman sepu ( mantan ketua umum yang kini menjabat ketua dewan nasional) bersama Lalu Pharmanegara, nani tanjung, fatin hamamah, dinaldo, irmansyah, fukar dan kawan - kawan seniman taman ismail marzuki (tim) lainnya.

Selasa, 25 September 2007

ZIARAH KELUARGA LOMBOK

sebagai bangsa yang semakin memahami dirinya, maka penguatan nilai - nilai sejarah dan tapak - tapak perjalanan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses internalisasi bangsa sasak di pulau lombok.
maka digagaslah ZIARAH KELUARGA LOMBOK, kebeberapa tempat yakni:

1. Ke Vietnam
bila benar, orang sasak berasal dari vietnam, mengapa tidak ada perjalanan khusus ke negara ini.

2. Ke Jawa
untuk mengetahui dimana tepatnya lokasi, perlu ada kajian yang mendalam

3. Ke Galesong, Takalar
untuk menguatkan kekerabatan keluarga lombok keturunan dan sahabat dari Karaeng Manajai, yang konon keluarga terdekatnya ada di Galesong, kabupaten Takalar.

4. Ke Banjarmasin
jika dahulu pernah ada, pengiriman 40 keluarga sasak yang dikirim untuk membantu kerajaan di Banjarmasin, dan kini telah membentuk sebuah komunitas di daerah itu, mengapa kita tidak bertandang ke sana pula.

dll yang dapat kita jadwalkan, sebagai bentuk penguatan silaturahmi antar masyarakat Bangsa Sasak.